Selasa, 07 April 2020

Sinopsis Film My Heart (2006)

Sutradara : Hanny Saputra

Pemain : Nirina Zubir,Irwansyah,Acha Septriasa,Unique Priscilla,Rachel Amanda,Irshadi Bagas,Ari Sihasale.

Tanggal Rilis : 11 Mei 2006

Durasi : 125 Menit

Negara : Indonesia


Film ini menceritakan tentang kisah cinta 2 remaja dari masa kecil hingga dewasa, walaupun situasi tidak memungkinkan karena adanya wanita lain. Rachel adalah gadis tomboy, berpenampilan cuek dan penuh inisiatif, Rachel hidup di daerah puncak yang asri. dan dia memiliki sahabat sejak kecil yang bernama Farel. kegiatan mereka sehari-hari kebanyakan bermain basket bersama-sama. mereka juga memiliki rumah pohon dan suatu hari Rachel diam-diam mengukir sesuatu pada pohon yang farel tidak ketahui. 

Suatu hari di toko buku, Farel bertemu dengan Luna, Luna adalah seorang penulis ,gadis cantik, feminin dan lembut. Farel seketika jatuh cinta dengan Luna dan meminta Rachel untuk membantunya menyatakan cinta kepada Luna. Rachel pun cemburu dengan keadaan tersebut tetapi Rachel berusaha untuk tidak menunjukan rasa cemburunya. 

Suatu hari Farel dan Luna pergi ke suatu tempat untuk makan berdua dan setelah makan mereka berperahu di sebuah danau . ketika di atas perahu perahu tersebut oleng dan akhirnya terbalik. Farel tertawa dengan kejadian itu tetapi Luna malah kedinginan mengigil terus menerus. Mengetahui hal tersebut Farel langsung menyadari bahwa Luna dalam keadaan sakit.


Pada hari lain, Farel sedang bersama Luna disebuah taman. Rachel melihat mereka dari kejauha Farel berciuman dengan Luna, menghancurkan hatinya seutuhnya dan membuat ia berlari tak tentu arah. Yang Rachel tidak tahu adalah, bahwa saat berciuman dengan Farel, Luna memuntahkan darah dari mulutnya, dan harus segera dirawat di rumah sakit. Rachel yang berlari tanpa tujuan, jatuh di sekitar lereng gunung kearah jurang dan dikirim pula ke rumah sakit yang sama dengan Luna. Rachel pun mengetahui kenyataan pahit bahwa kakinya harus segera diamputasi karena bisa membahayakan hidupnya.

Farel setiap hari menjenguk Luna dan Rachel dirumah sakit, tetapi Rachel sadar bahwa ia hanya menjenguknya sesekali dan lebih sering menjenguk Luna. Rachel menjadi semakin marah pada Farel, tetapi Rachel dan Farel menyadari bahwa Luna sakit parah dan benar-benar membutuhkan donor hati agar bisa bertahan hidup. Ayah Lunna, Adam dan Farel berusaha mencari donor kesana kemari tetapi tidak berhasil mendapatkannya. Waktu Luna pun semakin tipis dan Luna pun mendekati kematiannya.

Farel lalu diperlihatkan berjalan kesebuah pemakaman menuju sebuah makam yang masih baru, dan disebuah twist cerita dilihatkan kalau itu adalah makam Rachel, bukan Luna yang tadi sekarat. Ternyata Rachel mendonorkan hatinya kepada Luna, bukan untuk menyelamatkan nyawa Luna yang sangat ia benci karena mencuri Farrel darinya, tetapi agar dia bisa terus hidup ditubuh Luna sebagai hati yang memikirkan dan mencintai Farrel sampai mati. Rachel juga meninggalkan pesan agar Farrel melihat kerumah pohon mereka, tempat Rachel kecil mengukir sesuatu di awal film.


Farel, telah menikah dengan Luna dan memiliki anak, pergi ketempat mereka biasa bermain basket dan naik keatas rumah pohon. Disanalah Farel menyadari bahwa Rachel pernah mengukir "Rachel love Farel", dan ia pun menyadari betapa Rachel mencintainya sejak ia kecil. Farel pun menangis keras di rumah pohon itu karena keterlambatannya menyadari ketulusan hati Rachel padanya.

singkatnya dari film ini adalah Farel Bisa mencintai Rachel dan Luna dalam 1 tubuh , Farel mencintai Luna dan di dalam tubuh Luna dia memiliki Hati yang di donorkan oleh Rachel.



Share:

Rabu, 01 April 2020

PEMBUATAN LOGO KOMUNITAS “BOCAH KALI PENGGUYANGAN”


PEMBUATAN LOGO KOMUNITAS
“BOCAH KALI PENGGUYANGAN”



Latar belakang
Komunitas BOKAP adalah singkatan dari “Bocah Kali Pengguyangan“. Komunitas ini bergerak di lingkungan sungai pengguyangan yang berada di kecamatan limo kelurahan limo kota depok. Selain sebagai komunitas pencinta kali pesanggrahan, anggota BOKAP juga rutin menggelar kegiatan seperti membersihkan kali pesanggrahan, membersihkan lingkungan sekitar kali, daur ulang sampah yang terbawa arus air dan masih banyak kegiatan lainnya.

Makna/arti logo
Ada 3 unsur utama yang di fokuskan oleh komunitas BOKAP, yaitu:

  •  Pemeliharaan lingkungan.
  •  Menjaga kebersihan lingkungan.
  •  Melakukan daur ulang sampah.
  •   Reboisasi lingkungan.


Maka dari itu logo BOKAP terdiri dari :
  • Tanaman bambu karena disekitar kali pengguyangan banyak tanaman bambu.
  • Air melambangkan aliran sungai.
  • Warna hijau pada logo ,karena komunitas bokap ingin membuat penghijauan pada lingkungannya.


Share:

Selasa, 17 Maret 2020

Manajemen Layanan Sistem Informasi

Manajemen Layanan Sistem Informasi (MLSI) berfokus pada proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti TQM, Six Sigma, Business Process Management, dan CMMI). Disiplin ini tidak memedulikan detail penggunaan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang dikelola, melainkan berfokus pada upaya penyediaan kerangka kerja untuk menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan TI dan interaksi antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi.

Dengan kemajuan zaman dan kemajuan teknologi yang pesat terbukti berperan dalam kegiatan Layanan Sistem Informasi bagi masyarakat. Bahkan mungkin sekarang kita bisa melakukan pembayaran secara Online , tidak harus antri seperti dulu. Dulu mungkin kita kalau ingin membeli barang, atau membayar tagihan harus ketemuan sama orang atau ke tokonya langsung, tapi dengan teknologi yang sudah maju sekarang kalian bisa membeli sesuatu lewat HP kalian atau Laptop atau PC. 

Salah satu contoh perusahaannya yaitu PLN (Perusahaan Listrik Negara). sebagaimana kita ketahui, dulu masyarakat harus antri langsung di loket pembayaran listrik PLN. Dulu juga masyarakat jika ingin mencari informasi tentang pemasangan listrik baru, mengubah daya listrik atau mencari informasi lainnya yang terkait dengan perusahaan PLN harus melihat dimading yang biasanya di sediakan oleh loket pembayaran PLN. Jika mengalami mati listrik pelanggan dahulu hanya memiliki 1 cara untuk menghubungi pihak PLN yaitu dengan menghubungi callcenter 123. 

Sekarang pelayanan PLN sudah sangat modern , salah satu contohnya yaitu PLN membuka website perusahaan www.pln.co.id yang bisa di akses masyarakat melalui handphone dan juga computer. adanya website ini sangat membatu penyebaran informasi bagi masyarakat banyak. website ini menyediakan banyak sekali pelayanan-pelayanan yang dulunya harus datang langsung ke loket pemnbayaran PLN sekarang menjadi pelayanan melalui sistem online.

Tampilan Website Melalui Komputer



Tampilan Website Melalui Mobile


Website ini memiliki banyak fitur kegunaan, antara lain:

- Pusat distribusi informasi PLN kepada masyarakat
- Mendaftarkan sambungan baru listrik
- Ubah daya listrik
- Sambungan sementara
- Virtual Assistant PLN 123
- Contact center


Selain sebagai pusat distribusi informasi tentang kelistrikan PLN, website ini juga menyediakan berita terbaru pembangunan apa saja yang sedang dilakukan oleh perusahaan PLN. Layanan informasi publik juga tersedia di website ini yang kegunaannya untuk mengkatkan transparansi perushaan dan Melalui pelayanan informasi publik ini hak masyarakat mendapatkan informasi mengenai perusahaan, proses bisnis PLN, laporan keuangan, tanggung jawab sosial perusahaan, dan informasi terkait lainnya dapat terpenuhi.


Website PLN juga menyediakan informasi karir yang fungsinya untuk menginformasikan jika PLN membuka lowongan pekerjaan. Pada halaman ini juga tersedia informasi persyaratan pelamar, cara pendaftaran dan hasil pengumuman test perekrutan pekerja.





Sumber:
-www.pln.co.id
-https://ilhamsyahferraristalia.wordpress.com/2018/04/06/manajemen-layanan-sistem-informasi/


Share:

Sabtu, 14 Maret 2020

Jenis Animasi Dan Pemanfaatannya

Animasi di era moderen sudah berkembang pesat . Tidak hanya digunakan untuk membuat film kartun yang digambar manual dengan tangan. sebelum membahas tentang animasi dan pemanfaatannya kita perlu ketahui dulu apa itu animasi, jenis-jenis animasi dan pemanfaatannya dalam industri era moderen.

ANIMASI

Yang dimaksud Animasi adalah gambar yang bergerak, berasal dari kumpulan objek yang telah di susun sedemikian rupa dan bergerak mengikuti alur yang sudah ditetapkan setiap hitungan waktu. Dalam hal ini yang dimaksud dengan “objek” dapat berupa tulisan, gambar hewan, gambar tumbuh-tumbuhan, gambar manusia, dan lain-lain.
Animasi merupakan grafika yang dimana menampilkan gerakan secara berurutan dengan cepat sehingga objek tersebut terlihat hidup. Dengan perencanaan yang benar dan matang maka alur pergerakan animasi akan menarik untuk di tonton. Jika dalam dunia multimedia animasi merupakan cara menggunakan program pada komputer untuk menghasilkan gerak suatu objek pada layar. Sedangkan orang yang membuat animasi dikenal dengan sebutan animator.

JENIS BERDASARKAN TEKNIK PEMBUATANNYA

a. Animasi cel
Animasi cel atau celluloid, merupakan tekhnik pembuatan animasi yang populer. Animasi cel umumnya merupakan lembaran-lembaran yang akan membentuk animasi tunggal. Jadi masing-masing cel merupakan bagian terpisah. Misalnya seperti objek dan juga latar belakangnya terpisah, sehingga bisa bergerak secara mandiri.

b. Animasi frame
Animasi frame dapat di katakan merupakan teknik pembuatan yang sangat sederhana, contoh sederhananya seperti saat kita membuat gambar/objek yang berbeda-beda pada lembaran buku, lalu kita membuka buku tersebut secara cepat dengan jari kita maka gambar tersebut akan terlihat seolah-olah bergerak. Jadi teknik pembuatan animasi frame dapat di artikan sebagai teknik yang menggunakan rangkaian gambar yang ditunjukan secara bergantian. Jika kita menggunakan aplikasi flash animasi ini dapat dibuat dengan teknik keyframe.

c. Animasi path
Merupakan teknik pembuatan animasi yang berasal dari objek yang di gerakan, gerakan tersebut mengikuti garis yang telah di tentukan oleh pembuatnya. Pada aplikasi macromedia flash, teknik animasi path dapat digunakan dengan menggunakan layer tersendiri sebagai lintasan dari objeknya. Umumnya pada animasi path menggunakan perulangan, sehingga animasinya terus menerus berulang hingga mencapai suatu kondisi yang di inginkan.

d. Animasi sprite
Dengan teknik ini memungkinkan objek dapat bergerak secara individu, jadi objek lainnya hanya sebagai background atau latar belakang yang tidak dapat bergerak. Pada animasi sprite, objeknya bergerak tidak dalam waktu bersamaan tapi mempunyai frame per detik yang berbeda, sehingga jika ingin di edit maka harus di edit setiap masing-masing objek.

e. Animasi spline
Pada teknik pembuatan animasi spline, objek yang bergerak tidak mengikuti lintasan garis lurus. Dengan teknik ini memungkinkan objek yang bergerak misalnya mengikuti lintasan seperti berbentuk kurva.

f. Animasi clay
Seperti yang sebelumnya sudah di jelaskan, bahwa animasi ini menggunakan clay (tanah liat) sebagai objeknya. Tentu yang di gunakan bukanlah tanah liat biasa, tapi umumnya menggunakan palasticin yaitu suatu bahan yang lentur/elastis. Objeknya di gerakan lalu di ambil gambarnya secara satu per satu. Setelah itu di edit lalu di susun, maka akan memberikan efek seolah oleh objek tersebut bergerak.

g. Animasi vektor
Dapat dikatakan animasi verktor merupakan teknik pembuatan animasi yang menggunakan rumus matematika dalam menggambarkan objeknya. Sebenarnya animasi vektor sama dengan animasi sprite, hanya saja pada animasi sprite menggunakan bitmap untuk menggambarkan objeknya. Vektor disebut juga dengan garis yang mempunyai ujung, arah, dan panjang. Pada animasi vektor objek gambar umumnya bergerak sendiri dengan latar belakang yang diam.

h. Animasi Karakter
Salah satu contoh animasi karakter misalnya seperti animasi 3D yang sering di gunakan untuk membuat suatu film. Pada animasi karakter setiap objek memiliki ciri dan gerakan yang berbeda, tapi setiap objek tersebut bergerak secara bersamaan. Tentunya untuk membuat animasi karakter membutuhkan peralatan komputer, dan perangkat lunak multimedia.

Pemanfaatan Animasi Dalam Pembuatan Game





video di atas menjelaskan Pemanfaatkan Animasi juga digunakan dalam pembuatan game ,salah satunya dalam pembuatan game GOD OF WAR (2018).  actor memperagakan adegan yang nantinya akan di samakan gerakannya dengan adegan karakter di dalam game. Actor tersebut menggunakan baju khusus yang nantinya akan di proses oleh computer.

Pemanfaatan Animasi Dalam Video Clip

Animasi juga bisa di manfaatkan untuk membuat adegan yang tidak bisa diperagakan oleh aktor manusia asli karena alasan keselamatan dan lain lain. salah satu contohnya ada dalam video animasi K/DA - POP/STARS yang dibuat untuk mempromosikan game LEAGUE OF LEGENDS 






Adegan dimana karater duduk diantara 2 kereta yang sedang melintas. adegan tersebut hanya bisa dilakukan dengan animasi karena jika menggunakan aktor manusia asli sangat berbahaya untuk aktor yang memerankan adegan tersebut.



Adegan dimana karakter berdiri dengan background bulan di belakang sangat mustahil dilakukan dikehidupan nyata. Adegan ini hanya bisa dilakukan dengan animasi, kalaupun adegan tersebut dilakukan tidak dengan animasi pasti akan memakan biaya yang sangat besar untuk membuat adegan seperti itu terlihat bagus dikamera.

Pemanfaatan Animasi Hologram 3D







Dalam video Live stage performance tersebut ada karakter hologram 3D yang dimunculkan di atas panggung tetapi hanya bisa dilihat melalui kamera. karakter hologram 3D tersebut menari di atas panggung bersama dengan penyanyinya dan seolah berinteraksi dengan penyanyi aslinya.




Sumber:
















Share:

Jumat, 12 Juli 2019

RESOURCE EVENT AGENT (REA)

SISTEM INFORMASI AKUTANSI
“RESOURCE EVENT AGENT (REA)”


Disusun oleh kelompok 2 :
3DB01
Alfonsus Levi (30116579)
Dani Achmad Badawi (32116693)
Prido Dwi Iryanto (34116790)
Septi Tri Widiyastuti (36116918)
Yunisha Suhendi (38116862)

UNIVERSITAS GUNADARMA
2018/2019

PEMBAHASAN
1. Proses Desain Database
Proses desain database memiliki perancangan dan juga implementasi system database dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya : mengidentifikasi kebutuhan informasi para pemakai, pengembangan berbagai skema berbeda untuk sistem yang baru, pada tingkat konseptual, eksternal dan internal, penerjemahan skema tingkat internal ke struktur database sesungguhnya, yang akan diimplementasikan ke dalam sistem yang baru tersebut, mentransfer semua data dari sistem sebelumnya ke database SIA yang baru. 

Pembahasan proses design database meliputi:


2. Diagram Hubungan-Entitas (Entity-Relationship)

Model data pada Diagram Hubungan-Entitas harus menunjang Logical dan Physical View data pemakai. Pemodelan data merupakan tugas yang paling penting dalam pembuatan aplikasi database. Pemodelan data yang salah akan berakibat perangkapan data dan database akan sulit untuk digunakan atau dikembangkan
Terdapat kemungkinan tiga jenis dasar hubungan antar entitas.

1. Hubungan satu-ke-satu (1:1) 

Tingkat hubungan dinyatakan satu-ke-satu jika satu kejadian pada entitas yang pertama hanya mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian yang ada pada entitas kedua, dan sebaliknya, satu kejadian pada entitas yang kedua hanya bisa mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas yang pertama. 

2. Satu-pada-banyak (1 : N atau N : 1) 

Tingkat hubungan satu-ke-banyak adalah sama dengan banyak pada satu, tergantung dari arah mana hubungan tersebut dilihat. Untuk satu kejadian pada entitas yang pertama dapat mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas yang kedua, sebaliknya untuk satu kejadian pada entitas yang kedua hanya bisa mempunyai satu hubungan pada entitas yang pertama. 

3. Banyak-ke-banyak (N : N atau M : N) 

Tingkat hubungan banyak-pada-banyak terjadi jika tiap kejadian pada sebuah entitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya, baik dilihat dari sisi entitas yang pertama, maupun dilihat dari sisi entitas yang kedua.
Contoh dari masing-masing Entitas

Jenis-jenis entitas

1. Entitas adalah segala sesuatu yang informasinya ingin dikumpulkan dan disimpan oleh organisasi.

2. Model data REA mengklasifikasi entitas ke dalam tiga kategori yang berbeda, yaitu : 

  1. Sumber daya yang didapat dan dipergunakan oleh organisasi 
  2. Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi 
  3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut 


3. Sumber daya adalah hal-hal yang memiliki nilai ekonomi bagi organisasi.Contoh sumber daya organisasi adalah Kas,Persediaan dan Peralatan 

4. Kegiatan adalah berbagai aktivitas bisnis yang informasinya ingin dikumpulkan perusahaan untuk tujuan perencanaan dan pengendalian.Contoh kegiatan organisasi adalah Kegiatan penjualan dan Kegiatan penerimaan kas

5. Pelaku adalah entitas jenis ketiga dalam model REA.Pelaku adalah orang-orang dan organisasi yang terlibat dalam kegiatan yang informasinya ingin didapatkan untuk tujuan perencanaan, pengendalian, dan evaluasi.Contoh pelaku organisasi adalah Pegawai dan Pelanggan

3. Model data REA

Model REA (REA Model) adalah kerangka kerja akuntansi alternatif untuk pemodelan Sumber Daya (Resource), Peristiwa (Event), Pelaku (Agent) Perusahaan yang sangat penting dan hubungan diantara mereka. Jika telah diadopsi, data akuntansi dan nonakuntansi mengenai fenomena ini dapat diidentifikasi, ditangkap,dan disimpan dalam basis data terpusat.tempat penyimpanan ini,tampilan pengguna dapat dibentuk hingga memenuhi kebutuhan semua pengguna dalam perusahaan.

Elemen-elemen Dalam Model REA

a) Resource (Sumber Daya)

Sumber daya (resource) adalah aset perusahaan. Sumber daya ini didefinisikan sebagai objek yang jarang dan dibawah objek pengendalian perusahaan. Definisi ini berbeda dengan model tradisional karena tidak meliputi apapun yang dapat diturunkan dari data lainya,seperti piutang usaha, yang merupakan record historis yang hanya digunakan untuk menyimpan dan mentransmisikan data.

Harus diingat bahwa ketika berkaitan dengan perencanaan, evaluasi, dan pengendalian peristiwa, berbagai sumber daya dalam model REA akan meliputi lokasi tempat brbagai peristiwa signifikan terjadi, Seperti mesin kas record persediaan dan bagian pencatatan permintaan.

b) Event (Peristiwa)

Peristiwa (event) ekonomi adalah fenomena yang mempengaruhi berbagai perubahan dalam sumber daya. Peristiwa dapat merupakan hasil dari berbagai aktivitas, seperti produksi, perdagangan, konsumsi, dan distribusi. Peristiwa ekonomi adalah elemen informasi yang sangat penting bagi sistem informasi dan harus ditangkap dengan sangat terperinci untuk dapat membentuk basis data lengkap.

Dalam pendekatan pemodelan REA, ada beberapa kelas peristiwa yaitu:
  1.  Peristiwa operasi
  2.  Peristiwa informasi
  3.  Peristiwa manajemen

Dari jetiga jenis kelas kegiatan ini tidak semuanya termasuk dalam model REA, akan tetapi hanya satu kelas saja yang termasuk yaitu peristiwa operasi.

c) Agent (Pelaku)

Pelaku (agent) ekonomi adalah berbagai individu yang terlibat dalam sebuah peristiwa ekonomi. Mereka adalah berbagai pihak dari dalam dan luar perusahaan yang memiliki kemampuan sendiri untuk menggunakan atau membuang sumber daya ekonomi.

Contoh pelaku adalah staff administrasi bagian penjualan, pekerja produksi, staff administrasi bagian pengiriman, pelanggan dan pemasok.

Kelebihan Modal REA

Kelebihan pemodelan REA yang dapat kita peroleh diantaranya :

1. Operasional yang lebih Efisien
Perusahaan yang menggunakan pendekatan REA dapat merasakan peningkatan efisiensi operasional dalam tiga hal :

a. Pendekatan REA untuk permodelan proses bisnis akan membantu para manajer mengidentifikasi berbagai aktifitas yang tidak bernilai tambah, yang dapat ditiadakan dari operasional.

b. Penyimpanan data keuangan dan non-keuangan dalam basis data terpusat yang sama dapat mengurangi kebutuhan akan berbagai prosedur pengumpulan, penyimpanan, dan pemeliharaan data.

c. Penyimpanan data keuangan dan non keuangan berbagai peristiwa bisnis dalam bentuk yang terperinci akan memungkinkan adanya dukungan untuk keputusan manajemen yang lebih luas kisarannya.

2. Peningkatan Produktivitas

Peningkatan efisiensi operasional dari tiap bagian melalui peniadaan aktivitas tidak benilai tambah akan menghasilkan kapasitas lebih. Kapasitas tambahan ini dapat diarahkan kembali untuk peningkatan produktivitas keseluruhan perusahaan.

Keterbatasan pemodelan REA

Jika sistem yang baru saja digambarkan mewakili peningkatan yang jauh dari pendekatan file datar tradisional, sistem ini memiliki keterbatasan yang serius. Sistem ini berbasis transaksi (transaction based), sehingga memungkinkan pengguna untuk menangkap banyak sekali informasi yang berkaitan dengan peristiwa ekonomi, seperti penjualan ke pelanggan dan pembelian dari pemasok.

Pembuatan model data REA

4. Membangun Diagram REA Untuk Satu Siklus Transaksi

Dalam rangka menyusun diagram REA diperlukan informasi tentang: resource, aktivitas bisnis, agent dan kebijaksanaan perusahaan. Informasi tersebut dapat diperoleh dengan mewawancarai pihak manajemen. Karena aktivitas perencanaan, pengawasan, dan pengevaluasian yang ditangani manajemen untuk setiap perusahaan berbeda. Untuk menggambarkan diagram REA, kertas dibagi tiga kolom, satu kolom untuk setiap entity. Gunakan kolom kiri untuk resource, kolom tengah untuk event, dan kolom kanan untuk agent. Penggambaran event sebaiknya diurutkan dari atas ke bawah berdasarkan urutan aktivitas. Langkah-langkah untuk menyusun diagram REA suatu siklus transaksi adalah: 

Membangun diagram REA untuk siklus transaksi tertentu terdiri dari empat langkah berikut :

  1. Identifikasi pasangan kegiatan pertukaran ekonomi yang mewakili hubungan dualitas dasar memberi untuk menerima, dalam siklus tersebut. 
  2. Identifikasi sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan pertukaran ekonomi dan para pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut. 
  3. Analisis setiap kegiatan pertukaran ekonomi untuk menetapkan apakah kegiatan tersebut harus dipecah menjadi suatu kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan kegiatan pertukaran ekonomi. Apabila perlu, ganti kegiatan pertukaran ekonomi aslinya dengan rangkaian kegiatan komitmen dan pertukaran ekonomi yang dihasilkan dari pemecahan kegiatan tadi. 
  4. Tetapkan kardinalitas setiap hubungan.


Diagram REA, Langkah 1: Identifikasi kegiatan pertukaran ekonomi 
• Selama menggambar diagram REA untuk suatu siklus transaksi, sangatlah berguna untuk membagi kertas yang digunakan untuk menggambar ke dalam tiga kolom, satu kolom untuk setiap jenis entitas.

– Pergunakan kolom kiri untuk sumber daya 
– Kolom tengah untuk kegiatan. 
– Dan kolom kanan untuk pelaku. 

• Pertukaran ekonomi dasar dalam siklus pendapatan melibatkan penjualan barang dagangan atau pelayanan, serta serangkaian penerimaan kas sebagai pembayaran dalam penjualan tersebut. 

• Diagram REA untuk siklus pendapatan S&S dengan membuat entitas kegiatan penjualan dan penerimaan kas dalam bentuk persegi panjang, dan hubungan dualitas ekonomi antara mereka, dalam bentuk wajik . 

Diagram REA, Langkah 2: Identifikasi Sumber Daya dan Pelaku

• Ketika kegiatan yang menjadi pusat perhatian telah ditentukan, sumber daya yang dipengaruhi oleh kegiatan tersebut perlu diidentifikasi. 

• Kegiatan penjualan dapat diterjemahkan menjadi pemberian persediaan kepada pelanggan. 

• Kegiatan penerimaan kas dapat diterjemahkan sebagai menerima kas dari pelanggan. 

• Setelah menentukan sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan tersebut. 

• Paling tidak selalu terdapat satu pelaku internal (pegawai) dan, di sebagian besar kondisi, seorang pelaku eksternal (pelanggan/pemasok) yang terlibat dalam setiap kegiatan. 

Diagram REA, Langkah 3: Masukkan Kegiatan Komitmen 

• Langkah ketiga dalam menggambar diagram REA adalah menganalisis kegiatan pertukaran ekonomi untuk menetapkan apakah kegiatan tersebut dapat dipecah menjadi sebuah kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan pertukaran. 
• Contoh: Kegiatan penjualan dapat dipergunakan untuk mewakili baik penjualan dengan pengiriman maupun yang terjadi di toko. economic exchange event 

Diagram REA, Langkah 4: Menetapkan kardinalitas hubungan 
  • Kardinalitas menunjukkan bagaimana perumpamaan dalam satu entitas dapat dihubungkan ke perumpamaan tertentu dalam entitas lainnya.
  • Kardinalitas sering diungkapkan sebagai pasangan nomor di setiap entitas. 
  • Nomor pertama adalah kardinalitas minimum, dan nomor kedua adalah kardinalitas maksimum. 
  • Indicator hubungan dari kardinalitas minimum pada setiap baris entitas harus berhubungan dengan baris entitas di sisi lain dari hubungan. 
  • Kardinalitas Minimum berbentuk 0 atau 1.
  • Kardinalitas minimum (0) berarti sebuah baris baru dapat ditambahkan ke tabel tanpa menghubungkan setiap baris di tabel lain. 
  • Kardinalitas minimum (1) berarti masing-masing baris di tabel harus dihubungkan paling sedikit 1 baris di tabel lain. 
  • Kardinalitas tidak sewenang-wenang dipilih oleh database designer.Mereka menggambarkan fakta tentang organisasi dan memperagakan dan diperoleh praktek bisnis selama syarat tahap analisis dari proses desain database.


5. Mengimplementasikan Diagram REA Dalam Database –Relasional

Diagram REA ini dapat dipergunakan untuk mendesain database relasional yang terstruktur baik.Bahkan, membuat suatu rangkaian tabel berdasarkan diagram REA secara otomatis akan menghasilkan database relasional yang terstruktur baik, tanpa adanya masalah anomali pembaruan (update), penyisipan data (insert), dan penghapusan (delete).

Mengimplementasikan diagram REA ke dalam database relasional melibatkan proses tiga tahap, yaitu :
  1. Membuat sebuah tabel untuk setiap entitas berbeda dan untuk setiap hubungan banyak-ke-banyak
  2. Memberikan atribut ke tabel yang tepat
  3. Menggunakan kunci luar untuk mengimplementasikan hubungan satu-ke-satu dan hubungan satu-ke-banyak.


6. Memadukan Diagram REA Antar-Siklus

Untuk mendesai SIA yang dapat berfungsi, harus dikembangkan diagram REA untuk siklus tambahan dan kemudian memadukan diagram-diagram tersebut. 

  • Periksa kelengkapan dengan menguji apakah diagram tersebut memenuhi dua peraturan berikut ini : 
  • Setiap entitas sumber daya harus berhubungan dengan dua kegiatan arus stok salah satunya menambah sumber daya dan yang lainnya menguranginya. 
  • Setiap kegiatan pertukaran ekonomi yang menambah sumber daya harus berhubungan dengan kegiatan pertukaran ekonomi yang mengurangi sumber daya hal tersebut disebut prinsip dualitas ekonomi. .


MENGGUNAKAN DIAGRAM REA DALAM DOKUMENTASI PRAKTIK BISNIS 

Diagram REA secara khusus berguna untuk mendokumentasikan SIA tingkat lanjut yang menggunakan database, karena kardinalitas dalam diagram REAmenyediakan informasi mengenai praktik bisnis organisasi dan pola pertukaran ekonominya . 
• Nilai 0 minimum untuk penjualan mengindikasikan bahwa terjadi penjualan secara kredit. 
• Nilai N maksimum untuk penjualan berarti bahwa pelanggan dapat membayar secara mencicil.

MENGGUNAKAN DIAGRAM REA DALAM IDENTIFIKASI KEGIATAN PERTUKARAN EKONOMI 

• Selama menggambar diagram REA untuk suatu siklus transaksi, sangatlah berguna untuk membagi kertas yang digunakan untuk menggambar ke dalam tiga kolom, satu kolom untuk setiap jenis entitas.
– Pergunakan kolom kiri untuk sumber daya 
– Kolom tengah untuk kegiatan. 
– Dan kolom kanan untuk pelaku. 
– Pertukaran ekonomi dasar dalam siklus pendapatan melibatkan penjualan barang dagangan atau pelayanan, serta serangkaian penerimaan kas sebagai pembayaran dalam penjualan tersebut. 
– Diagram REA untuk siklus pendapatan S&S dengan membuat entitas kegiatan penjualan dan penerimaan kas dalam bentuk persegi panjang, dan hubungan dualitas ekonomi antara mereka, dalam bentuk wajik. 

MENGGUNAKAN DIAGRAM REA DALAM IDENTIFIKASI SUMBER DAYA DAN PELAKU 

• Ketika kegiatan yang menjadi pusat perhatian telah ditentukan, sumber daya yang dipengaruhi oleh kegiatan tersebut perlu diidentifikasi. 
• Kegiatan penjualan dapat diterjemahkan menjadi pemberian persediaan kepada pelanggan. 
• Kegiatan penerimaan kas dapat diterjemahkan sebagai menerima kas dari pelanggan. 
• Setelah menentukan sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi pelaku yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan tersebut. 
• Paling tidak selalu terdapat satu pelaku internal (pegawai) dan, di sebagian besar kondisi, seorang pelaku eksternal (pelanggan/pemasok) yang terlibat dalam setiap kegiatan.

Seperti yang telah disebutkan, untuk mendesain SIA yang dapat berfungsi untuk PERUSAHAAN, Perancang database harus mengembangkan diagram REA untuk siklus tambahan dan kemudian memadukan diagram-diagram tersebut Gambar DD-11.


Gambar DD-11 menunjukkan diagram REA yang pertama perancang database kembangkan untuk siklus pengeluaran PERUSAHAAN. Diagram ini hanya mencakup kegiatan pertukaran ekonomi (bandingkan dengan Gambar DD-3). Gambar DD-3


Perancang database kemudian menggabungkan diagram siklus pendapatan dan pengeluaran agar Manajemen mendapat gambaran umum tingkat tinggi mengenai hal-hal yang akan dimasukkan dalam SIA mereka. Gambar DD-12 menampilkan hasil perpaduan diagram REA.

7. Menggunakan Diagram REA

Sejauh ini, telah ditunjukkan bagaimana cara menggunakan model data REA untuk mengarahkan desain SIA. Dalam proses tersebut, dikembangkan diagram REA untuk PERUSAHAAN. Bagian ini, membahas bagaimana diagram REA dapat juga digunakan untuk mendokumentasikan praktik bisnis dan mengarahkan pencarian informasi dari database.

Dokumentasi Praktik Bisnis
Diagram REA secara khusus berguna untuk mendokumentasikan SIA tingkat lanjut yang menggunakan database, karena kardinalitas dalam diagram REA menyediakan informasi mengenai praktik bisnis organisasi dan pola pertukaran ekonominya. Gambar DD-12. 

Contohnya, Gambar DD-12 menunjukkan bahwa PERUSAHAAN memperpanjang kredit ke pelanggan dan memperbolehkan mereka untuk membayar secara mencicil.
Diagram tersebut juga menunjukkan bahwa PERUSAHAAN menjual barang yang diproduksi secara masa1.

Untuk menginterpretasikan secara tepat makna dari kardinalitas pada diagram REA, perlu dipahami dengan baik mengenai hal yang diwakili dari kemunculan setiap entitas. Hal ini biasanya mudah untuk entitas pelaku dan kegiatan. Setiap kemunculan entitas pelaku mewakili orang atau organisasi tertentu.

Sama halnya dengan kemunculan entitas kegiatan yang mewakili transaksi atau aktivitas bisnis tertentu. Contohnya, setiap kemunculan kegiatan penjualan mewakili transaksi penjualan tertentu.

Daftar Pustaka

http://ryscodeandryyudha.blogspot.com/2010/11/pembuatan-model-data-dan-design-data.html
http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/2016/04/10/diagram-hubungan-entitas-entity-relationship-diagram/
http://friskaayuk.blogspot.com/2018/12/bab-18-mengimplementasikan-model-rea.html
Share:

Senin, 18 Maret 2019

SISTEM INFORMASI AKUTANSI


NPM                    : 31116693
Nama                  : Dani Achmad Badawi
Kelas                   : 3DB01

SISTEM INFORMASI AKUTANSI

A.   PENGERTIAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI

Sistem informasi akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem yang mengumpulkan, menyimpan dan mengolah data keuangan dan akuntansi yang digunakan oleh pengambil keputusan. Informasi akuntansi merupakan sistem yang umumnya berbasis komputer dan metode untuk melacak kegiatan akuntansi dalam hubungannya dengan sumber daya teknologi informasi. Hasil laporan-laporan keuangan dapat digunakan secara internal oleh manajemen atau secara eksternal dengan pihak lain yang berkepentingan seperti investor, kreditur dan otoritas pajak. Sistem informasi akuntansi dirancang untuk mendukung semua fungsi akuntansi dan berbagai kegiatan termasuk auditing, akuntansi keuangan & pelaporannya, manajerial/ manajemen akuntansi dan pajak. Yang paling banyak mengadopsi sistem informasi akuntansi adalah audit dan modul pelaporan keuangan.

B.    TIPE SISTEM BERDASARKAN KATEGORI

1.       ATAS DASAR KETERBUKAAN:
• system terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
• system tertutup.

2.       ATAS DASAR KOMPONEN:
• system fisik, dengan komponen materi dan energi.
• system non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.

C.    SUB SISTEM INFORMASI AKUTANSI

1.       Sistem Pengeluaran (expenditure system)
Segala peristiwa yang berhubungan dengan usaha mendapatkan sumber-sumber ekonomis yang diperlukan oleh perusahaan, baik berupa barang ataupun jasa, baik pemasok dari luar maupun dari karyawan didalam perusahaan.

2.       Sistem Pendapatan (revenue system)
Berhubungan dengan penjualan barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan kepada konsumen dan mendapatkan pembayaran dari mereka.

3.       Sistem Produksi (production systeme)
Berhubungan dengan pengumpulan, penggunaan dan pengubahan bentuk suatu sumber ekonomi.

4.       Sistem Manajemen Sumber Daya (resources management system)
Meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen dan pengendalian sumber daya seperti investasi dan aktiva tetap (fasilitas).

5.       Sistem Buku Besar dan Laporan Keuangan (general ledger and financial accounting)
sebagai suatu pusat yang terhubung ke sistem-sistem lainnya dalam perusahaan melalui arus informasi.

D.   KOMPONEN SISTEM INFORMASI AKUTANSI

1.       Manusia
Merupakan komponen terpenting dari suatu system informasi (baik itu SIA maupun SI lainnya).

2.       Computer dan otomatisasi kantor
Merupakan suatu proses pemanfaatan teknologi informasi didalam tempat kerja, yang mencakup pemrosesan teks, pesan, dan gambar, contoh: mesin Fax, mesin OCR.

3.       Basis data
Merupakan sekumpulan data komputer yang saling terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dalam komputer dengan suatu cara yang memudahkan dalam memperoleh informasi untuk pengambilan keputusan.

4.       Pengkodean
Merupakan cara mengimplementasikan suatu skema klasifikasi dari data dalam sistem informasi yang sedang dijalankan.

5.       Dokumen
Merupakan formulir yang digunakan untuk menangkap data yang terjadi, yang meliputi daftar, skema, uraian, cetakan program, dan sebagainya.

6.       Laporan
Merupakan output yang akan diperoleh dari suatu sistem informasi akuntansi, misalkan laporan keuangan, laporan produksi.

E.    SIA MANUFAKTURING MELIPUTI SIA POKOK & SIA PENUNJANG

1.       SIA Pokok, dirancang untuk mengolah transaksi menjadi sebuah laporan keuangan.
2.       SIA Piutang, dirancang untuk mengolah transaksi terjadinya piutang dan berkurangnya piutang.
3.       SIA Utang, dirancang untuk mengolah transaksi terjadinya utang & berkurangnya utang.
4.       SIA Penggajian dan Pengupahan, dirancang untuk mengolah transaksi penghitungan gaji/upah beserta pembayarannya.
5.       SIA Kas, dirancang untuk mengolah transaksi penerimaan kas dan pengeluaran kas.
6.       SIA Persediaan, dirancang untuk mengolah transaksi bertambah atau berkurangnya persediaan.
7.       SIA Biaya, dirancang untuk mengolah transaksi pengelolaan biaya produksi.
8.       SIA Aktiva Tetap, dirancang untuk mengolah transaksi bertambah atau berkurangnya aktiva tetap.

F.     MANFAAT SISTEM INFOTMASI AKUTANSI

1.       Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
2.       Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
3.       Meningkatkan efisiensi
4.       menignkatkan kemampuan pengambilan keputusan
5.       meningkatkan sharing knowladge
6.       menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan








Sumber :

Share: